Apakah Anda Mengorbankan Masa Depan di Atas Altar Hari Ini?

Apakah Anda Mengorbankan Masa Depan di Atas Altar Hari Ini?

Judul tulisan ini meminjam kata-kata Peter F. Drucker mengenai orang-orang yang malas meningkatkan kapasitas dan efektivitas mereka, “sacrificing the future on the altar of today,” karena merasa sudah sukses. Mapan, punya kekuasaan, dst.nya. Peter Drucker bekas wartawan yang sempat jadi investment banker. Karena memilih tidak mau jadi orang terkaya di kuburan, lantas mengabdikan diri sebagai profesor manajemen dan guru leadership.

Banyak perusahaan kelas dunia dan tokoh penting yang pada proses pertumbuhannya telah sukses mengimplementasikan pendekatan Peter Drucker, diantaranya Hawlett – Packard (HP), Merck, Procter & Gamble, Ford, dan General Electric.

Mengubah perilaku dan meningkatkan kompetensi,  bagi banyak orang seperti mengorbankan kemanjaan dan kenikmatan-kenikmatan  hari ini – kendati mereka  menyadari bahwa itu wajib dilakukan demi kebaikan…

Leadership Behavioral Change:Jadi Lebih Efektif Lewat Drama

Leadership Behavioral Change:Jadi Lebih Efektif Lewat Drama

Beberapa hari lalu dalam sebuah pertemuan tentang pentingnya kepemimpinan yang lebih baik dan efektif di perusahaan, disepakati perlunya  perubahan perilaku para supervisor, manajer, vice presidents, dan tentu jajaran dewan direksi. Best practices selama ini, yang sudah tervalidasi di belasan ribu institusi bisnis (dan lembaga pemerintahan) di pelbagai negara, menunjukkan bahwa perubahan perilaku para pemimpin dalam suatu organisasi/institusi  perlu proses minimal enam bulan,  umumnya12 bulan sampai 18 bulan, bahkan ada yang lebih lama. Situasi pertemuan minggu lalu tersebut telah dikejutkan oleh pernyataan seorang anggota direksi yang mengatakan, perubahan perilaku seseorang bisa cepat, bahkan bisa dalam sehari semalam. Maksudnya? “Kalau ada kejadian penting yang menimpa seseorang, mungkin saja orang tersebut bisa langsung berubah. Misalnya, orang tuanya meninggal…

4 Pertanyaan Wawancara untuk Temukan Karyawan Hebat

4 Pertanyaan Wawancara untuk Temukan Karyawan Hebat

Merekrut karyawan baru memang menjadi sebuah kesempatan untuk mendapatkan talenta terbaik, namun bila wawancara tidak berjalan efektif, maka proses rekrutmen ini juga beresiko besar untuk perusahaan. Lalu, bagaimana cara Anda menemukan seorang karyawan yang tepat dan berpengalaman dengan bantuan beberapa pertanyaan wawancara yang efektif, sehingga talent tersebut cocok dengan budaya perusahaan Anda?

Wawancara yang sukses datang berdasarkan fakta. Di mana berdasarkan praktek langsungnya, sikap seseorang lebih menentukan kepribadiannya dibandingkan kata-katanya. Karena itu, Jeff Haden, seorang pebisnis penulis yang menjadi kontributor di Majalah Inc memfokuskan pertanyaan wawancara kepada “interview behavioral” atau sikap dari calon kandidatnya, untuk menemukan reaksi yang jujur dari talent itu sendiri. Berikut 4 pertanyaan yang dianjurkan Jeff:

Ini 15 Profesi Yang Bisa Mengantar Anda Keliling Dunia

Ini 15 Profesi Yang Bisa Mengantar Anda Keliling Dunia

Hampir setiap orang memimpikan sebuah pekerjaan yang sekaligus bisa membiayai perjalanan mereka keliling dunia. Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut semakin ketat dan gajinya pun bukan sesuatu yang menakjubkan yang bisa dibanggakan kepada keluarga.

Tetapi, keinginan tiap orang tentu berbeda-beda. Jika travelling menjadi prioritas utama Anda dalam hidup, maka beberapa rekomendasi pekerjaan dari lonelyplanet.com berikut patut dicoba:

1. Pramugari atau pramugara

Pramugari sudah pasti melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain. Hanya saja, perlu diingat bahwa tidak semua penerbangan memungkinkan pramugarinya untuk berkeliling dunia. Misalnya saja untuk penerbangan lokal, bisa jadi perpindahan lokasi hanya antar provinsi dalam satu negara. Jika ingin keliling dunia, tentunya kita harus melamar di maskapai-maskapai yang melayani penerbangan jarak jauh. Selain…